Persiapan dan Perubahan untuk Konferensi Asia Afrika ke-60 dari Bandung

12 Likes Comment
Konferensi Asia Afrika ke

Ribuan warga dan aparat TNI POLRI bekerja sama terus melakukan persiapan menjelang Konferensi Asia Afrika ke-60 tanggal 24 April mendatang. Ribuan warga dan aparat ini mempercantik kota kembang ini dengan mengecat trotoar dan bangunan tua yang ada di sekitar Gedung Merdeka Bandung.

Sedikitnya 5000 warga Bandung dan 1800-an aparat TNI POLRI bergotong royong mempercantik tampilan Kota Bandung. Usai melakukan apel persiapan Konferensi Asia Afrika, seluruh lapiran masyarakat dan TNI POLRI tersebut menyebar  di Jalan Cikapundung Timur, Bandung Jawa Barat.

Seluruh masyarakat dan TNI POLRI bekerja sama membersihkan jalan-jalan disekitar Gedung Merdeka dan mempercantik situs-situs kota tua yang akan dikunjungi oleh para delegasi Negara-negara asing nantinya. Seluruh gedung-gedung tua yang berada di seputar Jl. Asia Afrika Bandung diperbarui dengan di cat, sehingga memiliki tampilan baru yang indah. Konferensi Asia- Afrika sendiri  digelar di Jakarta dan Bandung tanggal 19 hingga 26 April 2015.

Ketika kegiatan bersih-bersih ini berlangsung, walikota Bandung, Ridwan Kamil pun ikut serta memantau kegiatan tersebut. Ridwan Kamil mengaku, waktu 2 bulan untuk mempersiapkan peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 dirasa sangatlah singkat. Oleh karenanya, dirinya mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut serta mempersiapkan hajat besar Kota Bandung ini dengan bekerja sama mempercantik seluruh kawasan Bandung, khususnya wilayah Ring I, yaitu kawasan Jl. Asia Afrika Bandung.

Revitalisasi Kawasan Asia Afrika Bandung

Pembenahan Kota Bandung menjelang diselenggarakannya peringatan Konferensi Asia Afrika memang sudah dilakukan sejak dua bulan yang lalu. Seluruh lapisan masyarakat pun ikut serta dalam perhelatan internasional yang satu ini. Tidak hanya itu, pengusaha-pengusaha Kota Bandung pun ikut dalam pesta ria Konferensi Asia Afrika ke-60 tersebut.

Salah satu kawasan yang menjadi pusat terselenggaranya peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 ini adalah kawasan Jl. Asia Afrika Bandung. Seluruh pusat persiapan KAA berlangsung di tempat Gedung Merdeka berdiri. Berbagai persiapan dan pembangunan pun dilakukan di kawasan inti KAA ke-60 tersebut.

Yang paling menarik dan menjadi perubahan signifikan di kawasan tersebut adalah adanya perubahan suasana yang terjadi di kawasan tersebut. Perubahan ini terasa dengan adanya kursi-kursi klasik yang ditata rapi dan pot-pot bunga yang menghiasi trotoar di kawasan tersebut. Nuansa berbeda juga dilengkapi dengan lampu penerangan jalan yang dibuat dari besi ukiran klasik yang menambah nuansa Eropa hadir di kawasan kota tua Bandung tersebut.

Bahkan, Ridwan Kamil selaku walikota Bandung pun mengatakan, ada sebagian kecil dari Eropa yang hadir di Bandung ketika pengunjung datang ke kawasan Jl. Asia Afrika. Hal tersebut memang bukan hal yang berlebihan, mengingat berbagai perubahan dan perbaikan yang dilakukan di kawasan tersebut terbilang cukup drastis.

Mulai dari lantai trotoar yang terbuat dari granit, pot-pot bunga yang menambah nuansa asri dan tenang, kursi-kursi klasik yang ditata sedemikian rapi, dan lampu-lampu jalan yang dibuat se-artistik mungkin membuat kawasan ini menjadi salah satu referensi wisata baru di Kota Bandung.

Sebagai informasi, kursi-kursi klasik yang diletakkan seputaran Jl. Asia Afrika Bandung tersebut merupakan hasil dari Dana CSR atau dana sumbangan dari pengusaha di Bandung yang ikut serta meramaikan perhelatan internasional KAA tersebut.

Selain untuk mempercantik tampilan Bandung ketika menjadi tuan rumah bagi delegasi dari Negara-negara di Asia Afrika, kursi-kursi cantik ini juga diberikan untuk menambah fasilitas publik yang ada di Bandung. Maka tidak heran jika kursi-kursi ini dijaga dengan baik untuk menghindari tangan-tangan jahil yang tidak peduli akan keindahan kotanya sendiri.

Penasaran dengan persiapan dan pembangunan yang dilakukan untuk menyambut peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 di Bandung? Yuk saksikan bersama pada tanggl 24 April 2015.

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *