Misteri di Balik Nama Jalan Dokter di Kota Bandung

25 Likes Comment
Boedi Oetomo

Nama jalan dokter di Kota Bandung, mungkin menjadi perhatian sendiri bagi mereka yang jeli memperhatikan keadaan Bandung. Jalan bernama dokter di Bandung memang banyak, mungkin menjadi yang terbanyak di Indonesia. Uniknya, jalan-jalan tersebut saling berdekatan dan berada di satu wilayah.

Pemerhati jalan yang jeli, kiranya akan tertarik dan mencari tahu apa penyebab utamanya. Dimulai dari gelar dokter sebagai profesi kesehatan, mereka mungkin akan otomatis menghubungkan nama jalan ini dengan rumah sakit. Keingintahuan tersebut, kiranya akan mendorong mereka untuk melakukan pemetaan wilayah.

Kebanyakan dari mereka, umumnya memperkirakan jika banyaknya nama-nama jalan dokter di kota Bandung tersebut, berhubungan langsung dengan rumah sakit umum pusat Hassan Sadikin Bandung. Hal ini wajar, mengingat jalan bergelar dokter ini memang berada di sekitaran Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Namun, benarkah perkiraan itu?

Perkiraan di atas bisa dikatakan sangat benar, terutama jika menelusuri aspek historis dari keberadaan jalan tersebut dan Rumah Sakit Hassan Sadikin, Bandung. Sebut saja Jalan Pasteur yang kini menjadi pintu gerbang masuk Bandung melalui tol Cipularang.

Jalan yang melintas tepat di belakang Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung ini, memang diambil dari tokoh kedokteran dunia bernama Louis Pasteur. Seorang penemu dan pengembang vaksin antirabies dan antiantrax juga penemu lain yang mempengaruhi dunia kedokteran modern.

Atas jasa besarnya tersebut, beliau mendapat kehormatan di kacamata internasional. Namanya diabadikan sebagai nama jalan hampir di semua negara di dunia. Uniknya, ada semacam kewajiban dalam penggunaan nama jalan ini. Yaitu di ruas jalan bernama Pasteur harus berdiri Institut Pasteur atau Pasteur Institute.

Dan Bandung harus berbangga, karena memiliki institut ini. Sayangnya, institut Pasteur hanya meninggalkan jejak berupa bangunan yang kini menjadi gedung Bio Farma. Namun demikian, fungsi gedung ini masih memberikan manfaat yang sangat besar terutama bagi penelitian dan distribusi obat-obatan di Indonesia.

Selauin Louis Pasteur, masih banyak tokoh dokter internasional yang di abadikan sebagai nama jalan di kota Bandung. Beberapa diantaranya adalah dr. Otten, Marrie Currie, Rontgent dan seterusnya.

Yang unik dari kompleks jalan bernama dokter ini adalah tokoh-tokoh Indonesia yang semuanya lulusan dari sekolah Dokter jawa, STOVIA. Seperti diketahui, lulusan STOVIA sangat berkaitan erat dengan pendiri pergerakan nasional Boedi Oetomo yang semuanya bergelar dokter.

Tokoh pergerakan nasional Boedi Oetomo yang diabadikan sebagai nama jalan tersebut adalah Wahidin Soediro Hoesodo, Radjiman Wediodiningrat, Goenawan Mangoenkoesoemoe, Tjipto Mangoenkoesoemo dan Soetomo.

Satu hal yang cukup mencengangkan, di antara tokoh-tokoh pendiri Boedi Oetomo tersebut, hanya dr. Soewardi Soerjaningrat saja yang luput dari pengabadiannya sebagai nama jalan dokter di Kota Bandung. Entah apa alasan, sejarah atau misteri di balik luputnya pemberian nama ini. Apa pun itu, nama jalan dokter di Bandung tetap menyimpan sejarah panjang yang berkaitan langsung dengan wajah kota Bandung seperti yang terlihat saat ini.

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *