Maknyosss! 8 Kuliner Cirebon Ini Bikin Lidah Bergoyang

5. Tahu Gejrot

Tahu-Gejrot

Tahu Gejrot | Foto: beingindonesian(dot)com

Anda pasti sering mendengar atau bahkan pernah mencicipi makanan yang satu ini. Ya, Tahu Gejrot memang sudah taka sing lagi di telinga kita. Penganan khas Cirebon ini memang banyak di jajakan di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Bandung.

Bukan hanya itu, kuliner Cirebon ini juga sering diekspos di media televisi. Tahu Gejrot memang memiliki citarasa yang lezat dan nikmat. Sebenarnya Anda juga bisa membuat makanan ini, karena bahan dan bumbunya bisa didapat dengan mudah.

Tahu-Gejrot-2

Tahu Gejrot Pedas yang Nikmat | Foto: romlah(dot)com

Dilihat dari namanya, makanan ini pasti berbahan dasar tahu. Ya, Tahu Gejrot adalah tahu yang dipotong-potong kemudian di padukan dengan saus yang terbuat dari kecap manis, gula, garam, air, bawang merah, cabai, bawang putih dan bumbu lainnya. Makanan bercita rasa gurih dan pedas ini menjadi salah satu kuliner Cirebon yang disukai banyak orang.

6. Sate Kalong

Sate-Kalong

Sate Kalong Daging Kerbau | Foto: travel(dot)tempo(dot)co

Sama seperti di kota lainnya, kota yang berjuluk Kota Udang ini juga memiliki beberapa destinasi wisata kuliner tengah malam. Salah satu penganan khas kota ini yang hanya ada pada malam hari adalah Sate Kalong.

Sepintas jika mendengar kuliner Cirebon yang satu ini, pasti Anda mengira bahan utama makanannya berasal dari daging kelelawar. Ya, dalam bahasa Sunda hewan yang bangun pada malam hari ini disebut Kalong. Ternyata perkiraan Anda ini salah besar, karena daging kelelawar bukanlah bahan utama Sate ini.

Yaps, sebenarnya Sate Kalong ini hanya sebutan saja. Sebenarnya sate ini berbahan utama daging kerbau. Sate khas Cirebon ini sejak zaman dulu memang dijajakan hanya malam hari saja, maka dari itu kuliner yang satu ini disebut Sate Kalong.

Sate-Kalong-2

Sate Kalong Khas Cirebon | Foto: masakankhasindonesia00(dot)blogspot(dot)com

Bentuk dan rupa sate ini pun sama seperti sate kambing atau sate ayam biasanya, namun yang membedakan adalah dagingnya. Daging kerbau dipilih untuk disate bukan tanpa sebab. Selain dagingnya, yang membedakan Sate Kalong dengan sate lainnya adalah saat akan disajikan, sate ini diguyur dengan kuah kaldu yang lezat.

Lapak-lapak penjual Sate Kalong ini bisa kita temukan dengan mudah hampir diseluruh pelosok kota Cirebon. Harga kuliner Cirebon yang satu ini juga sangat mudah dijangkau, lho.

7. Bubur Sop

Bubur-Sop

Bubur Sop Makanan Khas Cirebon | Foto: cirebonkuliner(dot)com

Kuliner khas Cirebon selanjutnya adalah Bubur Sop. Sepintas bubur ini sama dengan bubur biasanya yang kita temui. Namun, jika kita memperhatikan dengan seksama bubur khas Kota Udang ini sangat berbeda. Karena disajikan dengan berbagai sayuran sebagai pelengkapnya.

Bubur Sop merupakan bubur ayam yang dikolaborasikan dengan sayur sop. Sayur Sop? Yaps, Bubur yang telah dituangkan ke dalam mangkok, kemudian diberi sayuran, seperti kol, daun bawang, dan tauco. Setelah itu, bubur tersebut diguyur kuah sop yang berasal dari kaldu sapi dan ditaburi suwiran daging ayam.

Kuliner Cirebon yang satu ini nikmat disantap selagi panas atau hangat. Jika Anda ingin merasakan kenikmatan dan kelezatan Bubur Sop ini makanlah pada malam hari, karena panasnya bubur ayam yang disiram kuah sop itu lebih terasa.

8. Kerupuk Melarat

Kerupuk-Melarat

Kerupuk Melarat Camilan Masyarakat asal Cirebon | Foto: masakandapurku(fot)com

Satu lagi kuliner Cirebon yang sayang untuk dilewatkan, yaitu Kerupuk melarat. Kerupuk ini sama seperti kerupuk lainnya, tapi proses pengolahannya sangat berbeda dengan kerupuk-kerpuk lainnya. Jika biasanya kerupuk dioleh dengan cara digoreng dengan minyak, nah penggunaan minyak pada penganan khas Cirebon ini tidak berlaku.

Kerupuk Melarat memang tidak digoreng menggunakan minyak, melainkan dengan menggunakan pasir. Karena proses itulah, masyarakat Cirebon dan sekitarnya menyebut kuliner ini dengan sebutan Kerupuk Melarat.

Kerupuk-Melarat-2

Menggoreng Kerupuk Melarat dengan Pasir | Foto: www(dot)kaskus(dot)co(dot)id

Nama Kerupuk Melarat sendiri diberikan saat harga minyak goreng mahal. Tidak semua masyarakat Cirebon mampu membeli minyak goreng saat itu, kemudian mereka berpikir dan mencari cara untuk mengolah kerupuk tersebut. Lalu munculah sebuah ide yang menjadikan inovasi memasak kerupuk dengan menggunakan pasir.

Selain dimasak dengan menggunakan pasir, ciri khas lain dari kerupuk khas Cirebon ini adalah warnanya yang beragam, seperti putih, merah muda, dan hijau. Rasa gurih Kerupuk Melarat ini memang menjadi favorit masyarakat Cirebon.

Bahan utama dari Kerupuk Melarat ini adalah tepung tapioka. Kerupuk ini biasanya dijadikan pilihan oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke Kota Cirebon.

Itulah ke-8 kuliner Cirebon yang harus Anda coba jika datang ke Kota Udang ini. Selain rasanya enak-enak, makanan khas Cirebon ini juga tak membuat kantong mu kering. Dijamin deh!

Baca Juga: Tempat Nongkrong di Bandung yang Cozy dan Bikin Susah Move On Part I

Leave a Reply