Situ Buleud, Tempat Wisata di Purwakarta yang Indah dan Kaya Akan Sejarah!

Tempat-Wisata-di-Purwakarta

Situ Buleud Tempat Wisata di Purwakarta | Foto: deltarizki(dot)blogspot(dot)com

Salah satu tempat wisata di Purwakarta yang menjadi tujuan para wisatawan adalah Situ Buleud. Situ atau danau ini menjadi ikon dari Kota Purwakarta. Situ Buleud berada di Desa Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta. Situ ini memiliki luas sekitar 4 hektar.

Situ-Buleud-dari-Ketinggian

Situ Buleud dari ketinggian | Foto: nurzaman-wadukjatiluhur(dot)blogspot(dot)com

Mengapa dinamakan Situ Buleud? Nama Situ Buleud sendiri diambil dari bahasa Sunda, yaitu Situ berarti danau dan Buleud yang berarti bulat, jadi Situ Buleud adalah danau yang bulat. Memang jika dilihat dari ketinggian situ ini berbentuk bulat dan besar.

Situ Buleud, Ikon dan Tempat Wisata di Purwakarta!

Jogging-track-situ-buleud

Jogging Track di Situ Buleud | Foto: rismawancybert(dot)blogspot(dot)com

Tempat wisata di Purwakarta menjadi favorit warga sekitar dan para wisatawan karena fasilitasnya yang lengkap. Selain digunakan sebagai tempat wisata, Situ Buleud juga digunakan sebagai tempat berolahraga. Karena, disekeliling situ ini sudah dilengkapi dengan jogging track.

Yang manjadi daya tarik dari tempat wisata ini adalah keberadaan air mancur ditengah-tengah situ. Air mancur tersebut bernama Taman Sri Baduga yang kini telah menjadi ikon baru bagi kota Purwakarta. Banyak orang yang menyebutkan bahwa air mancur Sri Baduga ini sama persis dengan Air Mancur Wing Of Time di Singapura.

Air-Mancur-Sri-Baduga-Situ-Buleud

Air Mancur Sri Baduga | Foto: www(dot)wisatajabar(dot)com

Bukan hanya itu, air Mancur Sri Baduga juga diklaim sebagai air mancur terbesar di Indonesia. Air mancur ini memiliki berbagai gerakan variasi lho. Semua gerakan air mancur ini sesuai dengan hentakan irama music yang mengalun di Situ Buleud.

Bukan hanya itu, air mancur ini juga dihiasi dengan lampu warna-warni yang menyala di malam hari. Jika Anda ingin berkunjung untuk menikmati keindahan air mancur Sri Baduga datanglah pada malam Minggu jam 20.00 hingga 22.00 WIB. Biasanya pada malam Minggu di tempat ini diadakan wisata kuliner malam.

Selain menikmati indahnya air mancur Taman Sri Baduga, Anda juga bisa mengunjungi tempat bersejarah yang masih dalam satu kawasan dengan Situ Buleud. Tempat bersejarah tersebut adalah Gedung Kembar dan Karesidenan.

Sejarah Situ Buleud

Patung-Badak-Situ-Buleud

Patung Badak di Situ Buleud | Foto: pphotels(dot)com

Jika melihat dari sejarahnya, tempat wisata di Purwakarta ini dulunya adalah kolam besar yang dijadikan tempat pemandian badak-badak liar yang datang daerah Simpeureun dan Cikumpay. Jadi tak heran, di Situ Buleud ini teradapat beberapa patung badak yang jadi penghias danau ini.

Pada masa pemerintahan Belanda, danau ini dibangun dan ditata dengan apik untuk dijadikan tempat beristirahat orang-orang Belanda pada masa itu. Asal-usul Situ Buleud sendiri sangat berkaitan dengan peristiwa perpindahan ibu kota Kabupaten Karawang dari Winayasa ke Sindangkasih.

Situ-Buleud-Jaman-dulu

Situ Buleud Zaman Dulu | Foto: twitter.com

Setelah ibu kota Kabupaten Karawang resmi pindah ke Sindangkasih, badak-badak tersebut sedikit demi sedikit berkurang. Kemudian pada tahun 1819-1826, pendiri Purwakarta, R.A Suriawinata membangun Situ Buleud sebagai ikon dan tempat wisata di Purwakarta. Tak hanya membangun Situ Buleud, R.A Suriawinata juga membangun Gedung Karesidenan, pendopo, Masjid Agung yang terletak tak jauh dari kawasan Situ Buleud.

Selain memiliki keindahan yang luar biasa, Situ buleud juga memiliki cerita mistik yang hingga saat ini masih berkembang dimasyarakat. Konon danau ini selalu dijaga oleh sosok yang menyerupai barong dengan kepala naga besar. Bukan hanya itu saja, menurut warga sekitar di atas danau ini juga terdapat kerajaan megah yang tak bisa dilihat oleh orang biasa.

Lokasi tempat wisata di Purwakarta ini juga tak jauh dari pusat kota, tepatnya di Jalan K.K. Singawinata, Kampung Situ. Untuk menuju Situ Buleud ini sangat mudah, Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat. Jika malas membawa kendaraan pribadi Anda dapat menyewa kendaraan atau menggunakan transportasi umum dengan biaya ongkos sekitar Rp10.000.

Tempat wisata di Purwakarta ini selain menjadi ikon kota ternyata menjadi tempat rekreasi favorit semua kalangan. Yuk, segera agendakan masa liburan mu ke Purwakarta!

Add Comment