Beragam Permasalahan Pariwisata di Kota Bandung

Pariwisata di Kota Bandung

Pariwisata di Kota Bandung | Foto : serba-tradisional.blogspot.com

Pariwisata di kota Bandung bisa dikatakan sebagai salah satu kegiatan yang mampu mendongkrak pembangunan di segala lini kehidupan. Mulai dari politik, keamanan dan yang paling terasa langsung adalah peningkatan ekonomi. Kendati tak menutup kemungkinan adanya ekses negatif dari kegiatan tersebut.

Beragam Permasalahan Pariwisata di Kota Bandung

Dari segi politik, pemerintah daerah mengupayakan beragam aturan dalam bentuk Perda yang dibuat dan dikeluarkan untuk kenyamanan dan keamanan wisata. Meski pun dalam praktiknya, beberapa peraturan terbentur dengan masalah pembiayaan yang mungkin saja berhubungan dengan pengusaha atau investor. Masalah yang mungkin saja terjadi adalah konflik kepentingan yang kemudian dipolitisir.

Dari segi keamanan, meningkatnya kunjungan wisata ke kota Bandung tentu saja berdampak langsung pada meningkatnya sistem keamanan. Baik di lingkungan objek wisata mau pun di lingkungan refional Bandung. Di sisi lain, tak diragukan lagi jika peningkatan keamanan selalu berhubungan dengan meningkatnya kejahatan, seperti pencopetan, perampokan, hingga permasalahan gengster yang merisaukan. Namun demikian, keamanan di Kota Bandung semakin hari semakin menunjukkan peningkatan ke arah yang positif dengan kata lain, masalah kejahatan publik cenderung berkurang. Satu hal yang bisa dikatakan sebagai prestasi yang terpicu oleh kegiatan pariwisata.

Dalam bidang ekonomi, tentu saja meningkatnya kegiatan pariwisata di Bandung menghasilkan multiple efek, baik bagi pemerintah mau pun bagi warga Bandung sendiri. Beberapa efek yang berhubungan dengan ekonomi warga adalah:

  • Muncul dan berkembangnya usaha-usaha mikro menengah sebagai penunjang ekonomi warga.
  • Munculnya beragam komunitas yang mampu memberikan sumbangan terhadap ketahanan ekonomi.
  • Munculnya solidaritas kelompok di wilayah perkampungan yang secara tak sadar telah mendukung pembangunan swadaya masyarakat. sebagai contoh, munculnya kampung-kampung wisata di beberapa wilayah.
  • Dan masih banyak lagi hal yang lainnya.

Selain permasalahan di atas, sebenarnya ada beberapa masalah pokok dalam perkembangan pariwisata di kota Bandung, beberapa di antaranya adalah:

1. Ketersediaan lahan parkir yang terlalu sempit membuat banyak kendaraan yang simpang siur dan parkir sembarangan. Kesimpang siuran mungkin saja terjadi karena kurangnya lahan parkir yang menyebabkan kendaraan hilir mudik di jalanan. Bisa juga diakibatkan karena banyak kendaraan yang kemudian menggunakan badan jalan sebagai lahan parkirnya. Bentuk kongkret dari keadaan ini adalah kemacetan. Dampak dari kemacetan sudah tentu konsumsi energi yang berlebih baik energi kendaraan mau pun energi pengguna jalan. Efek yang dihasilkan dari keadaan ini adalah tingginya polusi dan tingkat stress.

2. Ketersediaan dan kesemerawutan sarana angkutan umum bisa juga mengakibatkan kondisi di atas.

3. Sampah, adalah permasalahan umum yang masih terjadi hingga saat ini, terutama pada hari-hari libur dengan munculnya pasar-pasar tumpah yang juga dianggap sebagai atraksi wisata tersendiri.

Demikian pembahasan mengenai pariwisata di Kota Bandung yang saying untuk dilewatkan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply