Menelusuri Jejak-jejak Sejarah Trans Studio Bandung XXI

Trans Studio Bandung XXI

Trans Studio Bandung XXI | Foto : www.panoramio.com

Trans Studio Bandung XXI atau TSM XXI adalah kawasan bioskop jaringan 21Cineplex yang ada di kawasan Trans Studio Mall. Tempat yang satu ini menjadi tempat favorit para pecinta film di Bandung. Kenyamanan serta fasilitas bioskop yang mengasyikan menjadi kelebihan tersendiri. Dengan kenyamanan dan teknologi yang bagus, bioskop ini menjadi daya tarik orang Bandung untuk menghabiskan uangnya menonton film-film bermutu di tempat ini.

Sebelum kini dikenal dengan nama TSM XXI atau Trans Studio Bandung XXI, studio  ini dulunya bernama BSM 21.  Nama tersebut berasal dari nama Bandung Supermall yang pertama kali berdiri tahun 2001. Saat itu, mall ini menjadi pusat perhatian orang Bandung karena termasuk mall yang cukup megah. Mall ini pun terkesan mewah. Orang menyebut mall ini dengan singkatan BSM. Berhubung di mall ini terdapat jaringan bioskop 21, maka tidak aneh jika kemudian nama bioskop dengan lima studio tersebut adalah BSM 21.

Menelusuri Jejak-jejak Sejarah Trans Studio Bandung XXI

Seiring berjalannya waktu, BSM kemudian berubah nama menjadi BSM XXI. Perubahan nama dilakukan induk 21 Cineplex dengan harapan bioskop ini memberikan pelayanan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Apa yang diharapkan oleh 21 Cineplex pun menjadi kenyataan. Bioskop ini hadir dengan konsep yang lebih nyaman dibandingkan ketika masih menggunakan nama BSM 21. Kualitas audio dan tempat duduk di tiap studio pun menjaid lebih baik.  Karena fasilitas yang lebih baik ini, studio ini pun mematok harga Rp. 25.000,– untuk pertunjukan akhir pekan dan Rp. 15.000 untuk Senin sampai Kamis.

Seiring berubahnya konsep Bandung Supermall menjadi kawasan terpadu Trans Studio Bandung XXI, maka mall ini pun berubah nama menjadi Trans Studio Mall.  Tahun 2012, perubahan di studio bioskop pun dilakukan. Kini bioskop dikawasan ini tidak lagi memakai nama BSM 21 tetapi TSM XXI. Studio bioskop ini masih hadir dengan konsep lima studio. Hanya saja, kini penonton bisa merasakan studio bioskop yang terasa mewah. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan penggunaan sistem suara di bioskop ini. Bila sebelumnya bioskop ini menggunakan Dolby Digital  5.1, maka kini bioskop ini menggunakan sistem suara yang lebih baik, yakni Dolby Surround 7.1.

Selain peningkatan sistem suara, bioskop ini juga menghadirkan studio film dengan kualitas 3D. Menariknya, studio ini tidak membedakan harga bioskop 3D dengan yang 2D. Untuk harga bisokop akhir pekan, harganya adalah Rp 50.000. Untuk hari biasa (Senin-Kamis), harganya adalah Rp 30.000.  Sementara untuk hari jumat, harganya adalah Rp 40.000.

Demikianlah penjelasan tentang Trans Studio Bandung XXI atau TSM XXI. Semoga informasi tentang sejarah studio bioskop ini bisa menambah wawasan pembaca tentang bioskop di Bandung.

Leave a Reply