Menelusuri Sejarah Kebun Binatang Kota Bandung

Kebun Binatang Taman Sari Bandung

Kebun Binatang Taman Sari Bandung | Foto : wikimapia.org

Sejarah Kebun Binatang Kota Bandung mulai berdiri sejak tahun 1930. Kebun binatang ini pada awalnya disebut dalam bahasa sunda, Derenten, yang berarti kebun binantang. Kebun binatang ini disahkan oleh Gubernur Hindia belanda pada tanggal 12 April 1933. Kebun binatang ini sempat terbengkalai pada masa pendudukan Jepang. Baru pada tahun 1948, kebun binatang ini diperbaiki sehingga menjadi tempat tujuan wisata.

Menelusuri Sejarah Kebun Binatang Kota Bandung

Kebun binatang Bandung merupakan gabungan dari dua kebun binatang, yaitu yang ada di Cimindi dan Dago atas. Kebun binatang ini dirancang oleh Dr. W. Treffers. Dua kebun binatang ini sengaja digabung untuk memperluas lokasi seiring dengan makin bertambahnya koleksi satwa. Penggabungan ini juga disertai pembangunan-pembangunan sehingga fasilitas kebun binatang menjadi semakin layak. Inilah yang kemudian menjadi sejarah Kebun Binatang Bandung yang memiliki luas berhektar-hektar.

Kebun binatang memang merupakan tempat wisata yang selalu ada di kota besar. Seringkali di dalam kebun binatang akan terlihat corak budaya setempat, termasuk kebun binatang Bandung. Kebun binatang, selain berfungsi sebagai sarana hiburan juga menjadi tempat pendidikan. Kebun binatang beserta isinya merupakan tempat yang tepat untuk mengenal dan belajar mengenai fauna. Kebun binatang bandung juga berfungsi sebagai tempat perlindungan alam. Ada banyak tanaman dan hewan yang dilindungi di tempat ini. Kita memang masi melihat pepohonan yang rimbun di kawasan kebun binatang Bandung.

Namun tujuan utama dari kebun binatang adalah rekreasi. Ada banyak koleksi hewan di kebun binatang Bandung yang bisa kita lihat. Kita bisa melihat koleksi bermacam burung, berbagai jenis ular dan reptil yang menakjubkan, serta hewan besar seperti gajah dan beruang. Kebun binatang Bandung juga dilengkapi sarana bermain yang bisa digunakan oleh pengunjung. Beberapa wahan bermain yang bisa dipakai adalah flying fox, taman bermain, serta kolam kecil yang bisa dikelilingi dengan perahu kayuh. Ada juga wahana yang memungkinkan kita untuk menaiki gajah.

Kebun binatang Bandung memang tidak terlalu luas, namun isinya tetap cukup lengkap dan terawat. Tiket masuknya juga masih terjangkau masyarakat. Fasilitas di kebun binatang ini selalu dipantau dan dirawat. Beberapa fasilitas yang ada di kebun binatang Bandung adalah mesjid, toilet, tempat makan, pusat informasi, dan museum.

Kebun binatang Bandung selalu ramai, terutama saat libur dan akhir pekan. Salah satu kekuarangan kebun binatang ini adalah gerbang masuk yang tidak terlalu luas. Jalan di depan kebun binatang ini juga tidak terlalu lebar. Jika penasaran maka kita bisa langsung mendatangi kebun binatang ini di Jalan Tamansari, sebelah kampus Institut Teknologi Bandung.

Itulah sekilas tentang perkembangan dan sejarah Kebun Binatang Bandung, semoga bermanfaat.

Leave a Reply