Pilih Bandung Taxi Bike Untuk Hindari Macet

Bandung Taxi Bike

Bandung Taxi Bike | Foto : www.taxibike.org

Pilih Bandung Taxi Bike (BTB) untuk hindari macet, adalah solusi yang ditawarkan sekumpulan pemuda kreatif yang berstatus mahasiswa ITB (Institut Teknologi Bandung). Dengan moda transportasi, pengguna dapat menghindar dari macet dan sampai di tempat tujuan tepat waktu.

Pilih Bandung Taxi Bike Untuk Hindari Macet

Bandung Taxi Bike (BTB)

BTB adalah inovasi baru untuk mengatasi macet di Kota Bandung. Bandung memang senantiasa macet, terutama di pagi hari, sore saat pulang kerja dan di akhir pekan atau hari libur. Hari libur pengunjung di Bandung meningkat tajam, sebab banyak orang yang ingin berwisata ke Bandung. Menguntungkan di satu sisi namun menjadi masalah yaitu kemacetan.

Inovasi BTB ini digagas oleh sekelompok mahasiswa ITB. Mereka berusaha mencari solusi kemacetan, sekaligus membuka lapangan pekerjaan. Bandung Taxi Bike menggunakan konsep ojek yang sudah lebih dahulu marak di Indonesia. Namun perbedaannya yaitu model pengelolaannya lebih terintegrasi dan tentu saja ditangani oleh pemuda yang paham manajemen modern.

Adalah Doddy Prapanca Hanondo merupakan salah satu pemuda kreatif yang mendirikan BTB sejak tahun 2011. Kendaraan yang dipergunakan tentu saja bike alias sepeda motor, namun secara khusus menggunakan vespa atau piaggio. Hal lain yang membedakan dan unik adalah penggunaan warna kuning dan hitam untuk kendaraan, jaket dan helm.

Hal tersebut sesuai dengan logo BTB yang menggunakan warna kuning dan hitam. Sehingga ketika di jalan Bandung Taxi Bike cukup mudah untuk dikenali dan tentu saja dimanfaatkan jasanya. Semuanya dilakukan untuk membuat keunikan, dan tentunya Bandung memang gudangnya kreatifitas. Dibanding naik sepeda motor bebek atau sejenisnya, maka akan terlihat lebih eksotik jika menggunakan vespa atau piaggio.

Pilih BTB untuk hindari macet, dapat dilakukan dengan melakukan pemesanan dengan menghubungi BTB lewat operator, media sosial atau datang langsung ke kantor yang beralamat di Jalan Haji Washid No.29 Kav.12 Gedung Graha Dipatiukur, Bandung. Tidak ada BTB yang mangkal layaknya ojek atau taxi umumnya. Hal ini juga merupakan poin pembeda. Untuk tarifnya menggunakan kilometer yang tercatat di speedometer, mirip pada taxi yang mempergunakan argometer.

Setiap penumpang dikenakan tarif Rp 5.000 untuk kilometer pertama dan tambahan tiap kilometernya Rp 3.000. Pembayaran tidak hanya dilakukan secara langsung, namun juga dapat dilakukan dengan tranfer lewat bank. Penanganannya cukup modern, bahkan pengelola telah mempergunakan Google Maps dan Blackberry Maps sebagai alat bantu untuk mengarahkan para driver-nya.

Demikian artikel tentang pilih Bandung Taxi Bike untuk hindari macet. Semoga bermanfaat dan selamat ber-vespa di Bandung.

Leave a Reply