Sehari Tanpa Merokok untuk Udara Bandung yang Lebih Segar

Perda Sehari Tanpa Asap Rokok Di Bandung

Perda Sehari Tanpa Asap Rokok Di Bandung | Foto : jiwahidupsehat.blogspot.com

Perokok di kota Bandung harus segera berwaspada. Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, sudah mulai membuat kebijakan yang bakal menyusahkan para perokok. Mulai tahun 2014 ini, Ridwan Kamil menjadikan hari Selasa sebagai sehari tanpa merokok. Ajakan ini mulai disosialisasikan sehingga warga bisa ikut melaksanakannya. Hal ini sebagai langkah awal untuk mengurangi udara Bandung dari asap rokok.

Sehari Tanpa Merokok untuk Udara Bandung yang Lebih Segar

Asap rokok merupakan isu yang sedang gencar dibincangkan di dunia. Di berbagai negara di dunia, terutama di Eropa Barat dan Amerika Utara, peredaran rokok mulai diperketat. Banyak kota besar di dunia yang melarang orang untuk merokok di tempat umum. Perokok hanya bisa menikmati rokok di tempat-tempat yang telah disediakan. Selain itu, harga rokok di beberapa negara juga sangat mahal, sehingga tidak semua warga mudah membelinya.

Iklan-iklan rokok juga mulai jarang muncul di media. Muncul juga berbagai edukasi mengenai bahaya asap rokok bagi kesehatan. Selain itu, digencarkan juga untuk saling toleransi antara perokok dengan warga umum. Perokok dianjurkan untuk menghargai orang-orang yang tidak ingin menghirup asap rokok. Untuk itulah Perda sehari tanpa merokok ini banyak digencarkan.

Di Indonesia, langkah-langkah pengendalian rokok mulai ada. Iklan rokok mulai diatur dan mulai banyak edukasi tentang bahaya rokok. Bahkan di tempat-tempat tertentu seperti sekolah dan universitas mulai ada larangan untuk merokok di sembarang tempat. Namun, tetap saja kebiasaan rokok susah untuk dihilangkan. Perokok masih bisa menikmati rokok di ruang publik, termasuk di kota Bandung. Kebijakan sehari tanpa merokok ini pada awalnya merupakan sebuah imbauan. Namun jika respon warga positif maka imbauan ini bisa berubah menjadi peraturan yang mengikat.

Ridwan Kamil sendiri, yang aktif di jejaring sosial, banyak menyosialisasikan imbauan kebijakan ini di akun miliknya. Menurutnya, banyak kalangan perokok sendiri yang tidak keberatan jika sehari saja tidak merokok dalam seminggu. Kebijakan ini menurutnya sebagai langkah awal untuk mengubah budaya merokok dari para perokok. Diharapkan nantinya tidak ada perokok yang merokok di ruang publik, karena tidak semua orang suka dengan asap rokok. Perokok juga tetap bisa menikmati rokok dengan adanya tempat-tempat khusus untuk merokok. Inilah yang kemudian mendorong untuk diberlakukannya aturan Perda sehari tanpa merokok.

Diharapkan dengan adanya penataan ini, tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Orang yang tidak merokok bisa menghirup udara Bandung tanpa asap rokok. Sebaliknya para perokok tetap bisa menikmati asap rokok di tempat-tempat tertentu.

One Response

  1. Hisar Sitompul,SE January 11, 2015

Leave a Reply