Keju Yang Menggunung di Tempat Makan Madtari Bandung

Tempat Makan Madtari Bandung

Tempat Makan Madtari Bandung | Foto : ceritaperut.blogspot. (com)

Siapa yang tak kenal tempat makan Madtari Bandung? Tempat makan yang memulai sejarah sebaai tempat makan pinggir jalan ini, terbilang sukses mengembangkan usahanya. Salah satu bukti nyata yang bisa dilihat adalah banyaknya cabang yang dimiliki Madtari. Uniknya, semua cabang yang dimilikinya tak pernah sepi pengunjung.

Salah satu tempat makan Madtari Bandung yang bisa dikunjungi kapan saja adalah Madtari di jalan Rangga Gading no 12 Bandung. Tempat ini memang buka sela 24 jam penuh dan selalu penuh baik di siang hari mau pun malam hari.

Menu di Madtari Bandung

Menu di Madtari Bandung | Foto : ridwan-onez.blogspot. (com)

Perkara menu, semua cabang sebenarnya memiliki menu yang sama. Menu utama yang ditawarkan tempat makan ini tak pernah lepas dari tujuh materi utama, yaitu mie, roti, keju, telur, kornet, susu dan cokelat. Melihat enam materi tersebut, kiranya bisa diprediksi jika menu makanan yang ditawarkan masih termasuk makanan ringan. Sebutan makanan ringan tentu saja berkaitan dengan pola makan atau kebiasaan masyarakat kita yang ‘belum disebut makan jika tak makan nasi.”

Menu Makanan Ringan Madtari

Menu Makanan Ringan Madtari | Foto : rewinnita.wordpress. (com)

Satu hal yang menarik dari tempat makan ini adalah sajian kejunya yang super banyak. Menu keju bisa kita dapat jika memesan roti bakar atau mie dengan keju sebagai topingnya. Bagi penggemar keju, menu keju di Madtari bisa dikatakan sangat memuaskan. Bayangkan saja, taburan keju di atas menu makanan tidak hanya menutupi seluruh permukaan, tapi akan terlihat menggunung.

Dengan melihatnya saja, makanan sesederhana apa pun akan berubah sebagai menu makanan istimewa. Toping keju yang menggunung inilah yang kemudian banyak menarik pelanggan untuk kembali memesan atau kembali datang di hari berikutnya.

Menu Minuman Ringan Madtari

Menu Minuman Ringan Madtari | Foto : infobandung.tk

Perkara minuman, bisa dikatakan tak ada yang istimewa. Minuman di tempat ini terbilang sederhana, pengunjung umumnya memilih kopi, susu atau cokelat panas untuk dinikmati setelah menyantap makanan yang dipesannya.
Terlepas dari menu makanan atau minuman, hal utama yang lebih banyak mendapatkan perhatian pengunjung adalah harganya yang bisa dikatakan sangat murah. Murahnya harga, memang menjadi prioritas utama Madtari.

Maklum, segmen pasar Madtari adalah pelajar dan mahasiswa yang kenyataannya selalu berhubungan golongan tak berpenghasilan. Dengan segmen seperti ini, wajar kiranya jika Madtari selalu dipenuhi oleh generasi muda kota Bandung.

Tertarik untuk mengetahui seperti apa suasana, citarasa dan kesan di tempat makan Madtari Bandung ini? Sesekali, kunjungilah tempat ini sebagai alternatif wisata kuliner di kota Bandung.

Leave a Reply