Kopi Oey, Kopi dengan Harga Murah Citarasa Berkelas

Kopi Oey

Kopi Oey | Foto : baltyra.com

Kopi Oey, bagi yang mengenalnya tentu sudah tak asing lagi. Terlebih dengan nama besar pemiliknya yang bisa dianggap mampu mendongkrak ketenaran tempat. Coffe Shop atau kedai kopi atau yang ingin dikenal sebagai kopi tiam ini memang dimiliki oleh Bondan Winarno yang akrab disapa Pak Bondan. Beliau merupakan salah satu tokoh kuliner yang juga pakar dari wisata kuliner Indonesia.

Koffie Mantep Harganja Djoejoer

Tagline Kopi Oey

Tagline Kopi Oey | Foto : kopioey.com

Kata-kata di atas merupakan slogan yang memang digunakan untuk memikat pelanggannya. Kesan pertama yang ditangkap dari slogan tersebut tentunya nuansa Jadoel atau jaman dulu. Hal itu sama sekali tidak salah namun tidak sepenuhnya juga benar sebab pemiliknya sendiri mengakui jika kedai kopi ini benar-benar merupakan kreasi baru. hanya saja suasana yang ada di dalam, didesain sedemikian rupa hingga mampu menciptakan kesan dan kenangan masa masa lalu.

Kesan dan kenangan tersebut secara langsung memang bisa dibangkitkan melalui penataan ruangan atau menambah dekorasi tertentu. Semisal becak yang terpajang di sudut ruangan. Memang, tak ada keterkaitan yang jelas antara kopi dan becak. Namun demikian, saat seseorang melihat becak, yang teringat sudah pasti kenangan dan kesan masa lalu.

Suasana di Kopi Oey

Suasana di Kopi Oey | Foto : duniaicip-icip.blogspot.com

Kesan tersebut ternyata tidak hanya dapat dilihat dari pajangan yang pada dasarnya benda-benda antik. Satu inovasi yang sepertinya jarang sekali digunakan adalah tulisan dengan ejaan lama, sebelum EYD. Pengunjung bisa membaca banyak tulisan berejaan lama di kedai ini, hingga daftar menu sekali pun.

Yang unik dari daftar menu tersebut, pengunjung bisa membaca tulisan berejaan lama yang dibuat oleh Pak Bondan langsung. Tulisan tersebut berisi tentang secuil sejarah kopi di Indonesia dan kedai kopi hingga berakhir dengan alasan dibuatnya Kopi Oey.

Interior di Kopi Oey

Interior di Kopi Oey | Foto : nyapurnama.wordpress.com

Secara singkat tulisan tersebut menyatakan bahwa Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar ke-3 di dunia, seharusnya mampu menetapkan harga kopi untuk konsumsi dalam negeri dengan harga yang murah. Namun, kenyataannya tidak seperti itu, harga kopi dengan kualitas baik justru dihargai jauh lebih tinggi dari negara importir kopi.

Atas alasan itu jugalah kedai kopi ini dibentuk. Pengunjung bisa menikmati kopi berkualitas dengan pengolahan yang juga berkualitas, tentunya dengan harga yang sangat terjangkau. Alasan yang kiranya sejalan dengan slogan yang dipublishnya.

Berminat untuk menikmati ‘Koffie Mantep Dengan Harga Djoedjoer”? Datang saja ke Kopi Oey yang ada di Jalan Braga Bandung.

Leave a Reply