Rumah Makan AMPERA Bandung Menu Sunda Siap Saji

Rumah Makan AMPERA Bandung

Rumah Makan AMPERA Bandung | Foto : ceritaperut.blogspot.com

Rumah makan AMPERA Bandung menu Sunda siap saji.” Mungkin itu adalah pernyataan sepihak yang secara langsung menunjukkan kesan yang didapat setelah makan di tempat ini. Siap saji adalah konsep yang memang ditawarkan oleh banyak warung makan di Indonesia. hal tersebut ditunjukkan dengan makanan-makanan matang yang tersaji di display. Secara konseptual, pihak AMPERA sendiri secara tegas menyatakan usahanya sebagai warung nasi, bukan rumah makan. Karenanya, sangat beralasan jika tempat ini menggunakan displai makanan matang sebagai menu siap sajinya.

Pelayanan siap saji yang diberikan adalah pelayan biasanya akan menggoreng atau menghangatkan kembali menu makanan yang telah dipilih. Pelanggan tinggal menempati meja dan menunggu makanannya tersaji. Dengan demikian, pelanggan bisa menikmati makanan yang hangat atau panas. Pelayanan siap saji seperti ini, sebenarnya bisa ditemui juga di beberapa warung dan rumah makan sunda lainnya di kota Bandung.

Rumah Makan AMPERA Bandung Menu Sunda Siap Saji

Menu

Berbicara mengenai rumah makan AMPERA Bandung, tentu kurang lengkap rasanya jika tidak berbicara soal menu yang disajikan di sana. Sebagai rumah makan atau warung nasi yang berkonsep Sunda, sudah tentu masakan Sundalah yang diangkat dalam usahanya. Masakan Sunda sebenarnya tak jauh beda dengan menu keseharian yang sederhana. semisal tempe, tahu, pepes, daging ayam beragam olahan, ikan bermacam olahan, belut hingga tutut (sejenis siput sawah).

Beragam makanan tersebut umumnya makanan kering atau diolah dengan cara digoreng. Hal seperti itu sebenarnya wajar, mengingat masakan Sunda tak lepas dari sambal dan lalap yang memang nikmat saat dimakan kering dengan menggunakan tangan/tanpa sendok.

Makan dengan tangan, pelanggan akan mendapatkan sensasi lain saat mencomot, memotong hingga menyolek sambal sebelum memasukkannya ke dalam mulut. Makan dengan tangan pun seolah memberikan kesan bebas tanpa aturan atau table manner yang kerap membuat suasana makan terasa lebih resmi. Dengan tangan pula orang Sunda biasanya menyebut satu konsep kenikmatan makan yang diistilahkan dengan “Ngalimed”. Sebuah konsep yang mungkin tak ada padanan katanya dalam bahasa Indonesia dan tak bisa juga dijelaskan dengan kata-kata.

Ngalimed bisa juga dikatakan sebagai konsep yang memberikan kesan nikmat bukan dari pelaku, namun lebih pada orang yang menyaksikan kenikmatan, keseriusan orang lain saat makan. Kesan tersebut, kerap berhubungan dengan konsep lain yang disebut “ngabibita” atau bisa diterjemahkan dengan mengiming-imingi seseorang untuk ikut menyicipi.

Atas ulasan betapa nikmatnya seseorang saat menyantap menu yang dipesan di tempat ini. Kiranya sangat wajar jika kemudian disebut bahwa Rumah makan AMPERA Bandung menunya bikin Ngalimed.

Leave a Reply