Surga Vegan, karena Kehidupan Tidak Pernah Berakhir

Surga Vegan

Surga Vegan | Foto : www.tripadvisor.co.uk

Vegetarian merupakan salah satu gaya hidup yang banyak dilakukan masyarakat post modernisme. Setelah bosan dengan energi yang terbuang dengan gaya hidup modernis, banyak orang yang memilih kembali ke alam. Ada banyak alasan untuk menjalani pola makan vegan. Ada alasan kesehatan atau filosofis yang membuat orang enggan memakan daging. Walau masih jarang tempat makan khusus vegan, namun ada surga vegan di Bandung, di Kehidupan Tidak Pernah Berakhir.

Surga Vegan, karena Kehidupan Tidak Pernah Berakhir

Kehidupan Tidak Pernah Berakhir bukanlah sebuah kalimat bijak, namun sebuah nama tempat makan. Tempat makan ini mengkhususkan diri pada masakan vegan dan tidak menyajikan makanan dari bahan hewani. Restoran khusus vegetarian ini beralamat di Jalan Pajajaran No. 63. Nama restoran ini memang diambil dari makna bahwa jiwa itu selalu abadi. Tubuh manusia bisa saja telah mati, namun jiwa akan selalu hidup. Kehidupan Tidak Pernah Berakhir, begitu juga di tempat makan ini.

Pemilik restoran ini memilih untuk menyediakan makanan bagi vegetarian karena pertimbangan kesehatan. Banyak penyakit yang bisa muncul karena mengonsumsi makanan dari hewani. Karena alasan inilah maka ide membuat restoran khusus vegetarian bisa muncul. Kebetulan, surga vegan bagi masyarakat Bandung khususnya belum ada sebelumnya.

Walau memiliki pasar yang sebenarnya sedikit, nyatanya Kehidupan Tidak Pernah Berakhir disambut dengan baik oleh masyarakat. Banyak orang yang sengaja mencari menu makan yang berbahan nabati, walau mungkin bukanlah seorang vegetarian. Selain itu, tentu saja tempat ini menjadi tujuan makan para vegan yang kesulitan mencari restoran serupa di Bandung. Memang sudah lama orang vegetarian mendambakan restoran yang khusus menyediakan makanan dari bahan nabati.

Kita akan langsung disuguhi tayangan video di televisi yang menunjukkan cara hidup sehat. Kehidupan Tidak Pernah Berakhir juga menyediakan informasi seputar manfaat memakan makanan nabati. Informasi ini bisa kita lihat di kalimat-kalimat yang dipajang di dinding restoran.

Selain suguhan informasi, Kehidupan Tidak Pernah Berakhir tentu menyediakan menu nabati yang lezat. Setiap menu yang dijual di tempat ini juga relatif terjangkau, termasuk untuk kantong mahasiswa. Sayuran masakan rumah seperti tumis kangkung, jamur, dan capcay menjadi menu yang sering diminati di tempat ini.

Karena itu, jika ingin mencicipi makanan di surga vegan, maka bisa datang ke rumah makan Kehidupan Tidak Pernah Berakhir. Rumah makan ini buka dari pukul sepuluh pagi hingga sepuluh malam pada hari biasa dan pukul delapan pagi sampai sepuluh malam pada hari Minggu.

Leave a Reply