Lani Lentera – Tempat Mengolah Limbah Kayu Menjadi Barang Berguna dan Menarik

Lani Lentera

Lani Lentera | Foto : blog.indotrading.com

Saat membuat barang dari kayu, biasanya industri menyisakan bagian yang tidak terpakai. Bagian yang tidak terpakai seringkali dibuang karena dianggap tidak bisa dimanfaatkan lagi. Kayu memang bisa langsung melebur dengan alam sehingga tidak perlu khawatir akan pencemaran. Namun ternyata ada pihak yang jeli dan memanfaatkan limbah kayu ini. Limbah kayu ternyata bisa dijadikan berbagai aneka barang yang menarik dan berguna. Salah satu yang rajin mengolah limbah kayu adalah Lani Lentera.

Lani Lentera – Tempat Mengolah Limbah Kayu Menjadi Barang Berguna dan Menarik

Tempat yang sering mengolah limbah kayu ini terkenal sebagai pengolah bahan kayu yang dibuang menjadi barang yang berguna. Biasanya limbah kayu ini diubah menjadi berbagai furniture rumah tangga dan perkantoran. Beberapa bahan limbah kayu yang dipakai berjenis kayu jati, kayu ulin, dan kayu kinaan. Kebanyakan limbah kayu ini didapatkan dari Jombang. Jenis yang paling sering digunakan dan digemari adalah kayu ulin. Kayu ulin seringkali didapat dari bekas dan sisa pembuatan bantalan kereta api. Ketika orang lain mengabaikannya, Lani Lentera mengambil bahan limbah ini dan diolah menjadi bahan menarik.

Berbagai barang dihasilkan dari limbah kayu, sebut saja seperti lemari, meja, rak, kursi, hingga tempat lampu-lampu. Semua barang ini nampak berkelas dan tidak nampak dibuat dari bahan sisa. Semua barang yang dihasilkan di tempat pengolahan limbah kayu ini tidak kalah dengan barang buatan pabrik yang terbuat dari plastik atau kayu utama.

Walaupun berasal dari barang tidak terpakai, barang yang dijual tempat pengolah kayu ini memiliki nilai jual yang lumayan. Harga barang di Lani Lentera memang bervariasai, mulai dari seratus ribu rupiah hingga tujuh juta rupiah. Contoh barang yang dijual mahal adalah set meja dan kursi yang berkesan antik dari bahan kayu ulin.

Barang yang dijual disini memang tidak lagi terlihat seperti bahan murahan. Barang ini diolah menjadi elegan dan antik sehingga menggoda orang untuk memilikinya. Banyak kolektor yang memilih untuk membeli barang di tempat pengolahan kayu. Mereka lebih suka hasil jadi yang elegan dan antik daripada memikirkan asal barang itu yang dari bahan limpahan.

Selain menjual barang, tempat pengolah kayu ini juga sering disewa untuk mendekorasi tempat. Salah satu tempat yang pernah didekorasi oleh pengolah limbah kayu adalah Bober Kayu. Lani Lentera, yang sudah berkarya sejak 2006 ini memang sudah cukup dikenal di Bandung. Jika ingin melihat karya-karyanya maka kita mengunjungi toko pengolah limbah kayu ini di Jalan Buah Batu.

Leave a Reply