Bercengkerama dengan Reptil bersama Komunitas Reptil Bandung

Komunitas Reptil Bandung

Komunitas Reptil Bandung | Foto : kamusenang.blogspot.com

Reptil merupakan kelompok hewan yang banyak ditakuti. Hewan seperti ular, buaya, atau komodo lebih dikenal sebagai predator yang menakutkan. Namun di Komunitas Reptil Bandung (KRB), kita bisa melihat manusia bercengkerama dengan reptil layaknya hewan peliharaan. Komunitas ini memang mengkhususkan diri untuk memelihara hewan-hewan berdarah dingin ini.

Bercengkerama dengan Reptil bersama Komunitas Reptil Bandung

KRB mulai berdiri sejak 20 April 2009 yang digagas oleh para pecinta reptil. Mereka mendirikan komunitas ini sebagai wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar dunia reptil dan ccara memeliharanya. Selain berkumpul dan berbagi informasi, KRB juga aktif mempromosikan reptil kepada masyarakat umum. Mereka biasanya berkumpul setiap hari Minggu dengan membawa hewan reptil peliharaan masing-masing. Mereka bercengkerama dengan reptil sambil berkumpul di Taman Cikapayang, Balai Kota, atau Ciwalk saat Car Free Day Dago. Mereka juga biasanya berkumpul di sebuah kafe saat Jumat sore untuk mengobrol dan berbagi informasi. Basecamp tidak resmi mereka adalah sebuah toko reptil milik salah satu anggota KRB, Imah Reptil di daerah Pasteur.

Komunitas Reptil Bandung memang sering mengadakan sosialisasi tentang reptil kepada masyarakat umum. Mereka sering diundang oleh instansi  dari swasta atau pemerintah untuk menyosialisasikan reptil. Mereka biasa berkunjung ke sekolah, kampus, hingga instansi pemerintah untuk berbicara masalah reptil.

Masyarakat umum memang banyak yang belum tahu cara memelihara reptil. Reptil ternyata cukup mudah untuk dipelihara dan dirawat. Hewan seperti ular misalnya, hanya perlu diberi makan sekali dalam seminggu. Kandang ular juga hanya dibersihkan seminggu sekali. Hewan reptil lain juga serupa. Biawak misalnya, hanya perlu diberi makan tiga hari sekali. Perawatan ini jelas lebih santai dibandingkan dengan hewan lain, terutama mamalia.

Walau masih jarang masyarakat umum memelihara reptil, namun anggota KRB ternyata sudah banyak. Ada sekitar 150 orang yang bergabung dengan komunitas ini dengan anggota aktif sekitar 60 sampai 70 orang. Mereka biasa berkumpul dan  bercengkerama dengan reptil saat Komunitas Reptil Bandung sedang berkumpul. Beberapa hewan yang banyak dijadikan peliharaan adalah kadal, ular, dan biawak.

Walau tidak mengajak orang untuk memelihara, KRB tetap berusaha mengenalkan reptil pada masyarakat. KRB berusaha mengenalkan reptil pada masyarakat umum sehingga tidak lagi dianggap sebagai ancaman dan dibunuh. Stigma reptil sebagai hewan buas dan menjijikkan bisa sirna jika masyarakat sudah semakin mengenal dengan hewan berdarah dingin ini.

Leave a Reply