Ingat-ingat Lagi Yuk Lagu Permainan Tradisional Sunda!

Lagu Permainan Tradisional Sunda

Lagu Permainan Tradisional Sunda | Foto : news.indonesiakreatif.net

Lagu permainan tradisional Sunda, sangat banyak. Hal tersebut dikarenakan setiap daerah di Sunda mempunyai lagu khas sendiri. Memang yang namanya permainan tidak dapat ditentukan. Idenya datang secara spontanitas, dan kadang pula berasal dari anak-anak itu sendiri.

Ingat-ingat Lagi Yuk Lagu Permainan Tradisional Sunda!

Lagu Anak Sunda

Anak-anak dan permainan tidak dapat dipisahkan. Di jaman sebelum adanya beragam perangkat modern seperti saat ini, anak-anak dengan kreatifitasnya memanfaatkan alam untuk dijadikan permainan mereka. Terciptalah beragam alat bermain dari barang-barang terbuang, seperti kulit jeruk.

Tidak hanya berhenti pada penciptaan peralatan, anak-anak juga mempunyai beragam lagu untuk mendukung permainan yang sedang berlangsung. Awalnya hanya kata-kata yang berhubungan dengan permainan, diulang-ulang dan kemudian menjadi syair nyanyian yang menarik didendangkan. Dari situlah tercipta beragam lagu permainan. Di jawa dikenal dengan “tembang dolanan”.

Sebagaimana daerah nusantara yang lain, Bandung dan tradisi Sundanya juga memiliki banyak lagu permainan. Jumlahnya sangat banya, sehingga tidak mungkin lagi dihitung dengan jari tangan ditambah jari kaki. Sebagian masih ada yang dinyanyikan, namun sebagian besar musnah seiring tidak pernah dimainkannya sebuah permainan tradisional.

Anak-anak masa kini tidak lagi banyak mencipta lagu untuk permainannya, sebab semuanya telah dipersiapkan oleh teknologi. Teknologi sudah menggeser kemampuan untuk mencipta syair lagu. Ironis tapi memang dibutuhkan, di tengah makin sempitnya lahah dan berkembang biaknya manusia.

Berikut adalah beberapa lagu permainan tradisional sunda: Cing Cangkeling atau cingcangkeling, Cing Ciripit, Cok Cang (Cokcangan), Hompilah, Tutunjukan, Prang-pring, Eundeuk-Eundeuk Cang, Pacublak-Cublak Uang, Tungtung Kalintungan, Caca Burané, Tokécang, Sasalimpetan, Ambil-Ambilan, Ayang-Ayang Gung, Pérépét Jéngkol, Paciwit-Ciwit Lutung, Ucang-Ucang Anggé, Trang-Trang Koléntrang, Olé-Olé Ogong, Kalong King, Meuncit Reungit, Tong Tong Papatong, Pim-Pom Pilem, Oray-Orayan. Tentu sebagian orang dewasa yang sejak kecil ada di bandung dengan tradisi sundanya akan mengenal beberapa jenis lagu tersebut.

Lagu-lagu tradisional tersebut saat menjadi bagian tanggung jawab guru untuk menyampaikan kepada murid-muridnya. Bukan hanya untuk dinyanyikan namun juga sebagai sarana pelestarian budaya leluhur yang agung. Selain belajar lirik lagu, di dalamnya juga ada pelajaran Bahasa Sunda. Satu langkah namun akan memperoleh banyak manfaat. Sudah saatnya anak-anak tidak hanya tahu lagu-lagu band dewasa indonesia. Mereka juga harus tahu adanya lagu anak-anak khas Sunda jamn dahulu.

Demikian artikel lagu permainan tradisional Sunda. Semoga bermanfaat dan mari lestarikan Budaya Sunda yang luhur.

Leave a Reply