Tim Anti Banjir dan Permasalahan Banjir di Kota Bandung

Banjir di Salah Satu Daerah Bandung

Banjir di Salah Satu Daerah Bandung | Foto : infobdg.com

Tim anti Banjir di Bandung, yang diturunkan oleh Pemerintah Kota, terus mengejar target guna mengantisipasi permasalahan banjir di Kota Bandung yang kerap terjadi di musim hujan. Target utama adalah pembersihan dan pengerukan sungai-sungai dangkal. Pengerjaan ini dimaksud agar kapasitas atau daya tampung sungai terhadap air menjadi lebih tinggi, di samping juga aliran air menjadi lancar.

Untuk pengerjaan pembersihan aliran sungai tersebut, Pemerintah kota Bandung menggunakan dua armada excavator spider yang dimilikinya. Excavator ini memiliki kelebihan bisa turun langsung ke dasar sungai. tentunya sungai-sungai kecil dengan kedalaman tertentu. Meski demikian, pengerjaan menggunakan excavator ini bisa dianggap lebih efisien.

Pengerukan Sampah di Bantaran Sungai Bandung

Pengerukan Sampah di Bantaran Sungai Bandung | Foto : bebasbanjir2025.wordpress.com

Pengerukan sungai-sungai beraliran dangkal ini memang menjadi prioritas saat ini. Alasannya tentu saja karena banjir yang terjadi setiap tahun, lebih banyak disebabkan oleh kurangnya daya dukung sungai untuk menampung air hujan yang turun di Kota Bandung. Keadaan seperti itu, membuat sungai dengan cepat meluap, hasilnya sudah tentu banjir. Keadaan seperti ini akan semakin parah jika curah hujan di Bandung terjadi secara terus menerus.

Sekilas Banjir

Permasalahan banjir di Kota Bandung sebenarnya bukan lagi hal yang baru. Teutama jika dikaitkan dengan wilayah rawan banjir semisal, Dayeuh Kolot. Di wilayah ini, banjir sudah menjadi bagian dari hidup sebab akan terjadi setiap tahun.

 

Banjir di Daerah Dayeuhkolot Bandung

Banjir di Daerah Dayeuhkolot Bandung | Foto : infoperumahanbandung.com

Namun, jika dilihat dari sudut tata ruang dan tata wilayah, wilayah tersebut sebenarnya memang bukan wilayah pemukiman. Artinya, secara alami wilayah tersebut adalah wilayah basah sebagai tempat meluapnya sungai Citarum. Mekanisme alami seperti ini, memang sudah terjadi selama ratusan tahun yang lalu. Namun demikian bukan berarti hal tersebut mustahil untuk disiasti.

Di kota Bandung sendiri, banjir mulai menjadi fenomena tahunan dimulai pada akhir 90’an. Hal ini terlihat dari meluapnya air hujan di jalan raya. Banyak faktor yang menyebabkan banjir di jalanan terjadi semisal, pembangunan wilayah ketinggian yang menyebabkan air hujan mengalir langsung ke bawah.

Luapan Air di Kabupaten Bandung

Luapan Air di Kabupaten Bandung | Foto : tribunnews.com

Keadaan seperti ini, membuat volume air di daratan lebih banyak dan tak sebanding dengan daya drainase. Faktor lainnya adalah penyumbatan drainase, hal ini akan sangat mudah terlihat dengan banyak luapan sampah di jalan raya saat banjir menerjang.

Melihat seriusnya pemerintah Kota Bandung dalam penanganan banjir tahun ini. Kiranya sangatlah wajar jika permasalahan Banjir di Kota Bandung segera bisa disiasati.

Leave a Reply