Dago Inn, Hotel Bandung Jalan Dago Khusus untuk Wanita

Hotel Bandung Jalan Dago

Hotel Bandung Jalan Dago | liandamarta.com

Dago Inn merupakan hotel Bandung Jalan Dago yang mempunyai keunikan tersendiri, bahkan mungkin hanya ada satu-satunya di Indonesia atau dunia. Keunikan tersebut terletak pada salah satu aturannya yaitu hanya kaum wanita saja yang boleh menginap di hotel ini

Hanya saja peraturan ini memang tidak diterapkan secara ketat. Kaum pria juga boleh menginap namun harus bersama dengan keluarganya dan tidak boleh datang sendirian saja. Jadi jauh hari sebelum datang, harus pesan seluruh kamar yang ada agar jadwalnya bisa diatur sehingga tidak berbenturan dengan wisatawan lain yang ingin menginap di hotel tersebut.

Dago Inn, Hotel Bandung Jalan Dago Khusus untuk Wanita

Hal lain yang perlu diketahui

Hotel Bandung Jalan Dago

Nyamannya Dago Inn, Hotel Bandung Jalan Dago | liandamarta.com

Keunikan lainnya, hotel ini tidak selalu dalam keadaan terbuka seperti tempat penginapan lain di kota kembang namun selalu dalam kondisi tertutup dan terkunci pintu gerbangnya. Jadi sebelum datang sebaiknya melakukan janji dan pemesanan kamar lebih dulu.

Akan tetapi, bagi yang baru pertama kali datang, tidak perlu khawatir karena hotel Bandung Jalan Dago ini selalu memberi pelayanan yang ramah pada semua tamu-tamunya. Selain itu lokasinya juga berada di tempat yang sangat strategis, bahkan bisa diakses menggunakan alat transportasi umum atau angkot jurusan Riung-Dago dan Kalapa Dago yang setiap hari selalu beroperasi hingga larut malam.

Konsep kebersamaan

Perlu diperhatikan pula, semua kamar hotel ini tidak menyediakan kamar mandi sendiri namun ada di luar. Jadi tamu dan wisatawan harus bisa saling berbagi untuk menggunakan kamar mandi tersebut.

Hotel Bandung Jalan Dago

Sederhananya Dago Inn, namun Indah, Hotel Bandung Jalan Dago | liandamarta.com

Untuk kamarnya sendiri, ada yang single bed dan ada pula yang double bed serta kamar dengan ukuran bed yang lebih besar sehingga bisa digunakan oleh dua orang sekaligus. Hanya saja tarif dan harganya tidak ditentukan oleh tipe-tipe kamar tersebut, namun dihitung per kepala. Setiap tamu dikenakan biaya sebesar 80 ribu rupiah per malam.

Meski ukurannya tidak terlalu besar karena harganya yang begitu murah, namun kamar tersebut selalu terjaga kebersihan dan kerapiannya. Selain lemari kecil, terdapat perlengkapan lain yang seringkali dibutuhkan para wisatawan kelas backpacker yaitu colokan untuk mengisi baterai HP dan peralatan elektronik lainnya.
Selain itu juga disediakan dapur atau pantry, yang lagi-lagi juga bisa digunakan secara bersama-sama dengan penginap lainnya.

Hotel Bandung Jalan Dago ini memang menerapkan konsep kebersamaan antara para wisatawan atau tamu yang menginap. Misalnya apabila ada tamu yang datang sendirian saja, dapat memilih kamar berduaan dengan wisatawan lainnya meski belum saling mengenal. Dari sinilah justru bisa terjalin sebuah keakraban yang belum tentu bisa didapatkan di hotel-hotel lainnya.

 

Leave a Reply