Cafe – Tempat Makan Anak Muda di Bandung

Tempat Makan Anak Muda di Bandung

Tempat Makan Anak Muda di Bandung | Foto : indonesiaexplorer.net

Tempat makan anak muda di Bandung, sepertinya memang tak akan bisa lepas dari istilah “gaul”. Secara sepintas, istilah ini lebih dekat pada konsep pergaulan. Pergaulan tentu saja selalu merujuk pada masa atau zaman. Hal ini sangat logis jika melihat kenyataan pergaulan zaman sekarang tentu saja berbeda dengan pergaulan zaman dulu. Dengan kata lain konsep gaul yang berhubungan dengan tempat makan, bisa juga diartikan sebagai tempat makan yang berhubungan dengan zaman yaitu modern.

Cafe – Tempat Makan Anak Muda di Bandung

Dengan kenyataan saat ini, kiranya tak bisa dipungjikiri jika cafe adalah salah satu tempat makan anak muda di Bandung yang berkaitan dengan istilah pergaulan modern. Tempat ini, bukan hanya digunakan oleh pemuda sebagai tempat makan, tetapi juga sebagai tempat untuk meakukan beragam aktivitas. Mulai dari berkumpul, bercakap-cakap, arisan, nonton bareng, hingga ke masalah-masalah serius seperti obrolan tentang tugas kuliah dan sebagainya.

Bukan hanya itu, cafe-cafe yang ada dan menangkap fenimena ini sebagai peluang, justru memberikan  fasilitas tambahan yang berkaitan juga dengan kemodernan. Semisal fasilitas internet atau hot spot, wi fi yang bisa dinikmati secara gratis.

Atau bergam bentuk hiburan semisal live musik atau stand up commedy yang memang banyak digemari oleh anak muda. Fasilitas dan bentuk layanan seperti itu, dalam kacamata usaha semata-mata memang ditujukan untuk menarik pelanggan dan membuat pelanggan menjadi betah. Semakin banyak pelanggan (pemuda) yang betah, maka nama cafe akan semakin terkenal. Semakin terkenal, maka tempat makan anak muda di Bandung tersebut semakin banyak didatangi pengunjung. Dengan demikian, omzet akan terus meningkat.

Sementara dari kacamata pengunjung dalam hal ini pemuda, ketenaran sebuah cafe secara langsung akan menunjukkan tingkat ‘kegaulan’ seseorang. Dengan demikian, saat beberapa pemuda memasuki tempat makan yang “tenar”, maka secara langsung ia bisa merasa eksis dalam pergaulan. Hal ini wajar, mengingat dalam psikologi pemuda memang masih dalam tahap mencari identitas atau jati diri. cara paling mudah dilakukan dalam proses pencarian jati diri tersebut, tentu saja dengan metoda aktalisasi diri yaitu “bergaul”. Berkaitan dengan cafe, bergaul mungkin lebih mengarah pada tempat yang di dalamnya memfasilitasi selera anak muda.

Dari uraian di atas, kiranya wajar jika cafe kemudian dianggap sebagai tempat makan anak muda di Bandung yang memang memfasilitasi selera anak muda di masa kini. Jika ingin membuktikan, mari datang ke Bandung lalu kunjungi cafe-cafe yang tersebar di segala penjuru Bandung.


Add Comment