4 Makanan Dan Minuman Tradisional Khas Bandung

Makanan Dan Minuman Tradisional

Makanan Dan Minuman Tradisional | Foto : luphie.com

Makanan dan minuman tradisional khas Bandung berikut, wajib untuk dinikmati bagi mereka yang senang dengan wisata kuliner. Makanan dan minuman ini memang tradisional, namun di situlah khasnya, sehingga bisa dikatakan belum pernah ke bandung untuk berwisata kuliner jika belum pernah menyicipi makanan dan minuman tradisional berikut.

4 Makanan Dan Minuman Tradisional Khas Bandung

1. Colenak

Colenak yang merupakan akronim dari “dicocol enak” adalah makanan yang berbahan dasar tape. Cara membuatnya sangat sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa pun. Yang dilakukan hanyalah membakar atau memanggang tape hingga kering lalu dipotong dan ditaburi gula pasir. Yang unik adalah pemberian saus gula merah (gula aren) yang dicampur parutan kelapa. Saus inilah yang kemudian disebut cocolan yang memberikan citarasa tape lebih enak. Saat ini, saus cocolannya telah berkembang tidak hanya saus gula, tetapi beragam saus pilihan hinga rasa durian.

2. Surabi

Surabi adalah olahan yang terbuat dari campuran santan dan tepung beras lalu dipanggang di atas tungku api dengan menggunakan gerabah (wadah dari tanah liat). Rasa aslinya adalah gurih dan beberapa diberikan taburan sambal oncom untuk menghasilkan keragaman citarasa. Seiring perkembangan zaman, surabi dimasak bersama telur ceplok yang langsung dimasukkan dalam wadah yang telah diisi adonan.

Tak cukup sampai di situ, ketenaran surabi semakin melesat di era 90’an akhir dengan beragam citarasa seperti strawberry, keju, cokelat hingga durian. Pelopor surabi beragam rasa ini adalah surabi imut yang lebih dikenal sebagai surabi enhaii sebab letaknya yang berada di depan sekolah perhotelan ENHAII.

3. Bandrek

Adalah minuman hangat yang sama seperti wedang jahe. Perbedaannya hanyalah warnanya yang cokelat pekat dengan perpaduan rasa manis, gurih, pedas dan hangat. Satu perbedaan utama antara bandrek dan wedang jahe adalah adanya serutan kelapa dalam minuman ini. sehingga penikmat bandrek tidak hanya menikmati bandrek dengan cara disruput lalu ditelan tetapi juga ada sensasi mengunyah.

4. Bajigur

Adalah minuman yang terbuat dari santan kelapa dan gula merah. Rasanya manis dan sangat enak untuk dicicipi dalam kondisi panas. Di masa lalu, dan beberapa penjual bajigur yang ada saat ini, umumnya menjajakan minuman ini bersamaan dengan bandrek. Karenanya, masyarakat Bandung hingga beberapa satu dekade ke belakang selalu menyebut pedagang bajigur sebagai tukang bandrek-bajigur. Bahkan ada lelucon anak yang tak asing lagi di kalangan masyarakat bandung yang berkaitan dengan dua minuman yang seolah berpasangan ini, “Bandrek-bajigur, budak pendek gede bujur”.

Itulah 4 makanan dan minuman tradisional khas Bandung yang sayang untuk Anda lewatkan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply